![]() |
Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI memimpin RAT KMM tahun buku 2024 pada awal tahun kemarin. |
Bekasi(DN)
16 tahun berkiprah di dunia perkoperasian, Koperasi Makmur Mandiri (KMM) menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekonomi kerakyatan melalui gerakan budaya hidup hemat dan menabung untuk usaha ekonomi produktif.
Hingga usia ke-16 tahun pada 22 Juni 2025 mendatang, KMM sudah mengembangkan simpan pinjam dengan sangat pesat, yakni hingga akhir tahun 2024 lalu, KMM berhasil mengumpulkan asset sebanyak 1,3 triliun lebih dengan anggota 120 ribu orang yang tersebar di 195 cabang.
Pencapaian itu tak membuat Koperasi Makmur Mandiri puas, kini di tahun kerja 2025 ini, koperasi yang berkantor pusat di Bekasi, Jawa Barat tersebut menargetkan jumlah anggota mencapai 200 ribu orang dengan aset 2 triliun.
Untuk mencapai itu, Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI meminta seluruh pengelola dari manajer cabang hingga kantor pusat untuk selalu mengutamakan pelayanan yang baik dan prima kepada seluruh anggota.
Beberapa upaya yang akan terus ditingkatkan antara lain kemudahan akses layanan, pengembangan produk dan layanan keuangan yang beragam, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
![]() |
Simpanan Berencana Pendidikan KMM, salah satu produk unggulan KMM, yang menumbuhkan budaya menabung sejak dini. |
"Tahun kerja 2025 ini, kita akan meningkatkan kinerja tim KMM untuk menggenjot partisipasi anggota di 195 kantor cabang KMM. Melayani dengan Juara & Sehat Bertumbuh Bersama 1.000 Orang Anggota di Setiap Kantor Cabang," tutur Ketua KMM, Drs Tumbur Naibaho MM FSAI, Rabu, 2 April 2025.
Disamping itu, KMM juga terus berupaya menanamkan budaya hidup berkoperasi kepada generasi muda sejak usia dini. Hal ini dilakukan untuk membangun pondasi masa depan yang kuat kepada generasi muda melalui koperasi.
Semangat ini diterapkan manajemen Koperasi Makmur Mandiri di seluruh cabang, yang rutin mensosialisasikan dan edukasi kepada para pelajar untuk menabung di salah satu produk Koperasi Makmur Mandiri yakni Simpanan Berencana Pendidikan (SBP).
Dikatakan suami Jusniar Simbolon itu, SBP KMM bukan produk biasa, melainkan sebuah investasi nyata untuk masa depan generasi muda. SBP menawarkan program simpanan pendidikan untuk mempersiapkan masa depan anak. Program ini dirancang untuk membantu orang tua dalam merencanakan dan membiayai pendidikan anak-anak mereka di masa depan.
![]() |
Mari bergabung bersama Koperasi Makmur Mandiri. |
Dengan menyetor dana secara rutin, orang tua dapat mengumpulkan dana pendidikan yang cukup untuk membiayai biaya sekolah, kuliah, atau pelatihan keterampilan anak-anak mereka. Selain itu, anggota KMM juga berkesempatan mendapatkan beasiswa pendidikan untuk anak-anak mereka yang berprestasi.
“Kami menyadari bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan anak-anak. Oleh karena itu, kami hadir dengan program simpanan berencana pendidikan yang terjangkau dan menguntungkan,” ujar Tumbur Naibaho.
Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan orang tua dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk meraih cita-cita mereka.
Ia juga menjelaskan berbagai produk dan layanan unggulan yang dirancang untuk mendukung kesejahteraan anggota. Koperasi Makmur Mandiri akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman untuk memberikan layanan yang lebih baik dan relevan bagi kebutuhan anggota.
Dengan semangat baru menjelang usia yang ke-16 tahun, KMM optimis dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa Indonesia dengan tetap memegang teguh prinsip-prinsip perkoperasian.(SBS).